Berlibur ke rumah nenek

Mari bersandar di sini lagi bersamaku kawan mari kita bersulang meneguk secangkir getir merayakan harapan yang telah pecah menjadi airmata mencoba kembali tuk menegarkan senyuman melabuhkan seluruh kecewa yang terus membadai melautkan air mata pada sudut paling sepi menikmati setiap lekuk kepedihan yang tak bisa beranjak menyetubuhi...
Baca Selengkapnya ... »»