Ada Mahluk Berjalan Di Mars???


Apakah kalian punya pendapat tentang foto foto ini??jika NASA saja masih ragu,bagaimana pula saya menjelaskannya kepada kalian.

 

 

 

 

 

Baca Selengkapnya ... »»  

Kisah Tiga Budak Hitam

Tiga orang budak hitam berjalan-jalan di atas pasir di persisiran sebuah pantai. Tiba-tiba seorang dari mereka terantuk sebuah botol. Dia pun mengambil botol tersebut. Botol tersebut tertutup rapat dengan penutup gabus. Mereka semua keheranan dan tertanya-tanya apa yang ada di dalam botol tersebut. Lalu salah seorang dari mereka pun membukanya. Setelah botol tersebut terbuka, keluarlah jin yang amat besar.

Jin tersebut ketawa-terbahak-bahak lalu berkata ” Siapakah engkau hai manusia yang telah membebaskan aku? Aku telah terkurung dalam botol ini selama 100 tahun. Dalam masa terkurung aku telah bersumpah akan memberikan 3 permintaan bagi siapa yang telah membebaskan aku dari botol ini.. Nah! Sekarang kamu semua mintalah sesuatu, akan aku tunaikan permintaanmu”
Ketiga budak hitam itu mulanya terkejut tetapi bergembira karena jin tersebut berjanji untuk menunaikan permintaan mereka.

Jin pun berkata kepada budak yang pertama, ” Mintalah!”

Budak hitam pertama pun berkata . “Tukarkanlah aku menjadi putih supaya aku kelihatan lebih gagah”

Jin pun menunaikan permintaannya. Lalu budak itu pun menjadi putih.

Jin pun berkata kepada budak hitam kedua,”Mintalah!”.

Budak hitam kedua pun berkata .” Tukarkanlah aku menjadi putih dan kelihatan gagah, lebih putih dan gagah daripada budak yang pertama”. Jin pun menunaikan permintaannya. Lalu budak itu pun menjadi putih dan gagah lebih dari pada budak yang pertama.

Jin pun berkata kepada budak hitam ketiga, “Mintalah!”. Budak hitam ketiga pun berkata .”Tukarkanlah aku menjadi putih dan kelihatan gagah, lebih putih dan gagah daripada budak yang pertama dan kedua”.

Jin pun berkata. ” Tidak, permintaan itu tidak dapat aku perkenankan. Mintalah yang lain…” Budak hitam ketiga keheranan dan terfikir-fikir apa yang mau dimintanya.

Setelah lama berfikir, budak hitam ketiga pun berkata ” Kalau begitu, aku minta kau hitamkan kembali rekan aku yang dua orang itu” Lalu jin pun tunaikan permintaannya. Kembalilah asal hitam kedua-duanya. Jin pun berlalu dari situ dan ketiga budak tersebut tercengang-cengang dan tidak memperolehi sesuatu apa pun.

Moral:
Sikap dengki, cemburu dan iri hati seringkali bersarang di hati manusia. Manusia tidak suka melihat orang lain lebih dari mereka dan mengharapkan mereka lebih dari orang lain. Mereka juga suka melihat nikmat orang lain hilang. Sikap ini sebenarnya pada akhirnya merugikan manusia sendiri.
Baca Selengkapnya ... »»  

Penampakan di iklan IM3 Free talk

saya juga belum tahu kalau video ini benar atau bohong alias HOAX, coba anda lihat bagaimana menurut anda? asli/hoax
perhatikan baik-baik ada sekelebat bayangan lewat di depan kamera... jalanya sangat cepat
Baca Selengkapnya ... »»  

Kumpulan penampakan hantu dan jin (2)


Baca Selengkapnya ... »»  

Orang minyak, Misteri dari tanah melayu

Orang Minyak, demikian sebutan untuk jelmaan manusia yang suka merampok rumah dan memperkosa gadis gadis di hikayat Melayu. Tidak pernah diketahui awal mula pertemuan dengan orang minyak ini, namun kisah  yang mengalir dari mulut ke mulut sangat populer sehingga pada tahun 1958 difilmkan oleh Malay Film Production Ltd dengan pemeran utama P.Ramlee.

Orang minyak adalah manusia biasa yang sedang mempelajari ilmu batin, dan ilmunya akan sempurna  setelah berhasil memperawani 40 wanita. Ketika saat itu tiba, kulit hitamnya akan berubah putih dan sangat sakti.

Kemampuan orang minyak memasuki sebuah rumah tanpa terlihat memudahkannya melakukan pemerkosaan, diceritakan pula bahwa orang minyak memiliki beberapa kelemahan, ia takut pada jantung pisang dan daun keladi bira. Jika sebuah rumah ditaburi kelopak jantung pisang atau daun keladi bira, maka amanlah anak gadis didalamnya.

Kain batik juga mampu melumpuhkan kesaktian orang minyak, jika tertangkap dan diselimuti kain batik, kalian harus menggigit jempol kakinya untuk melunturkan kesaktian yang dimiliki.

Kejadian Tahun 2006

Tanggal 24 November 2006 adalah malam sial bagi orang minyak, ia tertangkap ketika sedang merampok sebuah rumah di Kampung Tawas, Malaysia. Dan diketahui merupakan manusia biasa yang melumuri seluruh tubuhnya dengan minyak hitam. Mungkin maksudnya supaya tidak terlihat dikegelapan malam, atau agar mudah lolos jika ditangkap sebab minyak membuat kulit licin selicin belut.

Kejadian Tahun 2008

Bulan Juni 2008 di Pahang, Malaysia. Malam itu sedang diadakan pesta pernikahan disebuah kampung, dan seorang pemuda diminta tantenya yang cantik untuk menemani ke WC yang lokasinya berada jauh dibelakang rumah. Suasana gelap malam dikejutkan oleh teriakan wanita dari dalam WC, lalu terlihat mahluk hitam bergerak sangat cepat, ia sempat melihat kearah saksi mata yang terkesima, matanya merah menyala, kulit hitam legam mengkilat. Terlihat seperti manusia tapi berkemampuan melesat luar biasa.




Kejadian Tahun 2009

300 keluarga di Sungai Petani diteror oleh kemunculan orang minyak. 14 September jam 05:40 pagi Nurshahirah dikejutkan oleh hawa hangat dibelakang kupingnya, ia terbangun dan terkejut melihat sesosok hitam berkumis dan berambut keriting sedang berada disampingnya, sosok itu melepas celana dan mulai meraba dirinya. Seperti terhipnotis, Nushahirah tidak berdaya digerayangi, mahluk itu menjalankan aksinya tanpa perlawanan samasekali.

Kejadian lainnya diceritakan Fatimah, seorang ibu berusia 42 tahun, dua anak gadisnya yang masih berumur 14 dan 15 tahun menangis jam 5 pagi. Ketika Fatimah bertanya, si anak menjawab telah digerayangi oleh mahluk berkulit hitam.

Pada awalnya saya kira dia mengigau, tapi anakku bilang ia telah dilecehkan oleh hantu hitam sebelum mahluk itu pergi ke dapur.

Sang adik pula digerayangi diruang tamu, ia sempat melakukan perlawanan dan berteriak sebelum mahluk itu sempat memperkosanya.

Si ibu lalu mengambil sebilah parang mengejar orang minyak, tapi terlambat. Mahluk itu sudah menghilang dikegelapan malam.

Rumor Orang Minyak di Universitas Sains Malaysia

29 Januari 2008, santer beredar berita tentang empat mahasiswi USM yang diperkosa oleh sosok Orang Minyak. Kapan peritiwa itu terjadi hingga kini masih misteri. Tidak satupun berita menyebutkan nama nama korban. Kasusnya seperti menguap dan ditutup tutupi. Tapi, hasil pencarian saya menemukan tulisan yang menyertakan pernyataan dari SPF USM ( Student Progressive Front) membuat statemen agar berita yang beredar ditelusuri kebenarannya.

Statemen ditulis dalam dua bahasa, China dan Melayu yang kalian bisa baca dilink pada tulisan SPF USM. Sayangnya tidak ada penjelasan lanjut yang mengungkap kasus ini.

Saya tidak memiliki pendapat khusus tentang Orang Minyak, melihat beberapa kasus di Malaysia, jelaslah sebagian besar adalah kasus perampok dan perkosaan oleh manusia biasa yang memiliki ilmu gendam. Namun dimasa lalu Orang Minyak dianggap nyata dan sangat ditakuti kaum ibu yang memiliki anak gadis di kampung kampung.
 

Baca Selengkapnya ... »»  

Makhluk terbang misterius pada peristiwa 9 11

Pada tanggal 11 September 2001, menara kembar WTC ditabrak oleh dua pesawat terbang. Menara kembar tersebut runtuh, rata dengan tanah. Semua mata dunia memandang peristiwa tersebut. Tentu saja, peristiwa tersebut mengubah pandangan dunia tentang terorisme. Namun, Pada saat runtuhnya menara kembar tersebut, satu makhluk misterius tertangkap kamera sedang terbang di sekitar gedung tersebut.
Steve Moran, seorang penduduk New York berkata,”Aku tinggal di New York dan ketika aku mendengar menara kembar diserang, aku segera bergegas ke lokasi untuk mengambil foto. Pertama-tama, aku mengambil gambar para pekerja medis yang sedang memberikan pertolongan. Lalu aku mengambil foto di sekitar lokasi kearah selatan di jalan Greenwich. Ketika aku pulang, aku menyadari ada suatu objek yang tertangkap kameraku.”
Steve melanjutkan.”Sepertinya seorang malaikat sedang melayang diatas puing-puing pecahan gedung WTC. Tidak mungkin itu seekor merpati atau bangau karena ukurannya yang besar. Lagipula, kami tidak memiliki burung pelikan atau burung bangkai di New York”
Steve juga memperlihatkan foto lainnya yang mengambil gambar di lokasi yang sama, namun tidak terlihat adanya objek tersebut. Hal ini mengindikasikan bahwa makhluk tersebut adalah objek yang bergerak. Steve menggunakan Kamera digital Kodak DC 4800, dan ia percaya makhluk itu adalah malaikat penolong ataupun malaikat maut.
Para peneliti yang mulanya meragukan foto tersebut kemudian melakukan penelitian terhadap foto atau rekaman peristiwa WTC, dan yang mengejutkan mereka menemukan objek bergerak serupa dari rekaman video CNN. Dengan menggunakan rasio 8:1 dan membandingkannya dengan lebar menara WTC (250 kaki), maka objek bergerak itu seukuran seekor Pterodactyl.
Foto dibawah ini diambil dari rekaman video CNN News.
Coba bandingkan bentuk objek itu dengan seekor Pterodactyl. Yang lain mengatakan bahwa makhluk itu lebih menyerupai Mothman dibanding Pterodactyl. Namun Mothman belum pernah terlihat di New York sebelumnya.
Dibanding dengan dugaan Steve bahwa objek itu adalah malaikat, para peneliti lebih mempercayai teori bahwa objek itu adalah seekor Pterodactyl. Tapi tentu saja..masih misterius. 

SUMBER
Baca Selengkapnya ... »»  

BERKELANA DI KOTA LELEMBUT

lelembut
ilustrasi
Gunung Kawi yang terletak di sebelah barat Kota Malang di Jawa Timur selama ini terkenal dengan mitos pesugihannya. Makam keramat Eyang Jugo ini menjadi tempat persinggahan para peziarah yang datang dari berbagai kota di penjuru tanah air. Bahkan dari luar negeri banyak yang berziarah dan ngalap berkah di makam ulama yang konon merupakan pengikut Pangeran Diponegoro tersebut.
Selama ini orang mengenal Gunung Kawi sebagai tempat keramat yang cocok untuk menjalankan ritual yang berhubungan dengan masalah rezeki maupun usaha dan perdagangan. Sehingga tak heran kalau kebanyakan peziarah yang datang didominasi oleh para warga keturunan. Namun dibalik kekeramatan Gunung Kawi sebagai tempat wisata ziarah, ternyata terdapat hal lain yang merupakan misteri dari keunikan Gunung Kawi seperti pengalaman yang dialami oleh Murjiono dan teman-temannya dari kota Surabaya.
Waktu malam Jumat Legi merupakan malam yang menjadi puncak keramaian para peziarah yang datang di Gunung Kawi. Para peziarah sejak sore memadati kompleks pemakaman Eyang Jugo nampak silih berganti berdatangan dan berpindah tempat dari lokasi makam kemudian ke lokasi air keramat yang ada di belakang lokasi makam. Kemudian para peziarah tersebut juga hilir mudik di bawah pohon dewandaru yang merupakan pohon keramat di lokasi tersebut.
Demikian pula halnya dengan Murjiono dengan teman-temannya yang datang dari Surabaya. Mereka bertiga Yudi, Haryono serta Murjiono merupakan tiga sahabat yang berusaha dalam jual beli computer dan spare partnya. Haryono dan Yudi tiap malam Jumat Legi selalu menyempatkan diri untuk berziarah ke Gunung Kawi. Lain dengan Murjiono, kedatangannya ke Gunung Kawi ini merupakan pertama kalinya. Lain dengan kedua temannya yang memang datang dengan niatan untuk berziarah, Murjiono datang dengan niat untuk refresing serta mencari hiburan. Selama ini ia selalu mendengar tentang Gunung Kawi selain terkenal mitos gaibnya tapi juga penuh dengan pendatang yang kebanyakan amoi-amoi cantik. Ini merupakan kesempatan untuk menikmati kehangatan Gunung Kawi begitu celotehnya waktu diajak oleh kedua temannya untuk berangkat.
Karena kesal menunggu kedua temannya yang masih harus antri untuk bisa datang di depan makam, Murjiono memutuskan untuk menunggu di luar makam. Ia kemudian berjalan menuju lokasi ciamsi yang terletak di depan bekas tempat peribadatan yang pernah terbakar. Sifat mata keranjangnya mulai timbul manakala melihat seorang gadis keturunan yang sibuk melakukan ciamsi untuk mengetahui peruntungan nasibnya.
Tanpa sadar ia pun ikut-ikutan melakukan ciamsi.
“Nomor 13,” ucap sang pemandu waktu melihat batang bambu Murjiono keluar.
Sang pemandu dari ritual ciamsi tersebut kemudian memberikan kertas bertuliskan ramalan tersebut dengan kening sedikit berkerut.
“Hati-hati, Mas. Dan perbanyak doa agar terhindar dari musibah,” ucapnya seraya memberikan kertas tersebut kepada Murjiono.
Sekilas Murjiono membaca kertas ciamsi tersebut. Waktu melihat kata-kata ramalan tersebut mulutnya tersenyum sinis. “Ada-ada saja.”
Kertas tulisan tersebut kemudian dibuangnya tanpa menghiraukan pandangan prihatin dari sang pemandu.
“Gara-gara ciamsi tadi aku kehilangan gadis yang aku buru,”omelnya pelan. Matanya berkeliaran mencari gadis yang dimaksud. Tak dihiraukannya kertas ciamsi yang bertuliskan “Hati-hati dalam melangkah. Petaka datang membayang. Perbanyak doa agar balak menjauh.”
Karena merasa kesal kehilangan buruannya Murijono kemudian kembali ke kompleks makam. Perjalanan yang jauh dari Surabaya membuatnya merasa mengantuk.
“Aku beristirahat dulu di bawah pohon itu saja,”  ia kemudian melangkah ke arah pendopo di samping makam tempat pohon dewandaru berada.
“Dasar kurang pekerjaan orang-orang ini,” gumannya waktu dilihatnya orang-orang yang duduk di bawah pohon tersebut. “Apa mungkin dengan kejatuhan ranting atau daun pohon ini terus rejeki akan lancar,” ia kembali mengomel melihat para peziarah yang khusuk di bawah pohon tersebut.
Di Gunung Kawi ada semacam kepercayaan mereka yang berziarah lalu bisa membawa buah, ranting ataupun daun yang terjatuh dari pohon peninggalan Eyang Jugo tersebut maka keberuntungannya akan berubah. Seperti halnya yang dialami seorang konglomerat, yang berubah menjadi kaya karena berhasil mendapatkan buah dewandaru.
Dengan sinis, Murjiono menggoyang-goyang pohon tersebut. “Lho jatuh semua daunnya,“ kata dia sambil tangannya menunjuk ke arah daun yang berguguran karena pohon tersebut diguncang-guncang dengan kedua tangannya.
Tiba-tiba ulahnya berhenti manakala melihat pandangan mata marah dari mereka yang berziarah di bawah lokasi pohon tersebut.
“Wah bisa dipukuli orang banyak aku,” kekehnya tanpa menghiraukan pandangan marah dari mereka yang menatapnya. Ia kemudian duduk di serambi pendopo.
Setelah berapa lama ia merasa mengantuk dan tertidur. Dalam tidurnya tersebut, ia merasa dibangunkan oleh seseorang. Pundaknya diguncang-guncang. Spontan Murjiono membuka matanya, mulutnya tersenyum simpul waktu dilihatnya yang memegang pundaknya tersebut adalah amoi cantik yang ingin diajaknya kenalan waktu ciamsi tadi.
“Bangun, Mas,” tegur gadis itu pelan.
Belum sempat Murjiono menjawab gadis tadi menggamit tangannya. “Antarkan aku jalan-jalan,” ucapnya lagi.
Murjiono bergegas bangkit pandangan matanya terus tertuju pada gadis berkulit putih dan bertubuh montok yang ada di hadapannya.
Tanpa sadar ia mengiyakan gadis tersebut dan kemudian mengikutinya. Mereka berjalan menembus keramaian malam. Yang dilihatnya sekarang adalah bangunan-bangunan megah, entah kompleks pertokoan atau perbelanjaan yang penuh dengan para pengunjung yang hilir mudik. Namun yang mengherankan semua penghuni atau mereka yang ada, memakai pakaian Jawa kuno. Sementara di sepanjang jalan raya yang membentang lurus tampak mobil maupun kendaraan dengan berbagai merk berjalan melintas kesana kemari. Baik pengemudi maupun mereka yang berbelanja dan melintas memakai pakaian tradisonal. Yang perempuan berkebaya.  Ada juga yang memakai pakaian cina kuno mirip seperti gadis di sampingnya yang mengaku bernama Ling Ling.
“Berada dimana aku?” bisiknya kepada gadis tersebut .
“Di Gunung Kawi,” jawab sang gadis dengan manjanya.
Murjiono seolah terhipnotis dengan kecantikan gadis tersebut. Ia tidak memikirkan hal-hal yang dirasanya aneh tersebut. Dalam benaknya, kota yang besar dan segala fasilitas layaknya Jakarta tersebut memang sudah ada di Gunung Kawi.
.“Ke kafe yuk,” ajak gadis tersebut ke sebuah tempat penuh dengan lampu warna-warni serta suara musik yang hingar bingar.
Ia kemudian melangkah bersama Ling Ling arah kafe yang dimaksud. Di dalam kafe tersebut ia kemudian mengikuti gerakan Ling-ling yang mulai bergoyang mengikuti irama musik yang ada. Lama mereka bergoyang sambil sesekali berpelukan.
Namun tiba-tiba terdengar suara dengusan marah disampingnya. “Dia adalah manusia, bukan dari golongan kita!”
Seorang berbadan tinggi besar berpakaian prajurit dengan membawa tombak yang terhunus kelihatan menunjuk ke arah Murjiono. Namun Murjiono hanya diam terpaku. Ia baru menjerit dan melepaskan pegangan tangannya waktu dilihatnya tubuh mulus Ling Ling yang dipeluknya berubah menjadi bersisik seperti kulit ikan. Matanya melotot seperti mata ikan koki.
Namun ia kembali terdiam manakala orang bertinggi besar yang meneriakinya tadi menyuruh anak buah yang di belakangnya untuk meringkus Murjiono.
Murjiono tak berkutik, manakala ia diseret oleh ketiga orang tersebut. Jalan raya yang tadinya penuh dengan orang-orang hilir mudik, kini penuh dengan berbagai makhluk yang berpenampilan aneh. Ada yang bermata satu, ada juga yang bertanduk. Bahkan ada perempuan berkepala manusia tapi bertubuh kuda. Makhluk-makhluk yang berkeliaran tersebut semakin aneh, sebab ada yang naik mobil. Bahkan ada berjualan di kakilima dengan fissik mereka yang aneh.
Murjiono ketakutan melihat hal tersebut. Ia kemudian dibawa menghadap ke arah sebuah bangunan besar yang menyerupai  istana. Lalu ia dihadapkan kepada seseorang yang berpakaian mirip raja, namun berbentuk aneh. Kepalanya bertanduk dua, sementara mulutnya penuh dengan taring runcing.
Ia kemudian diseret, setelah orang yang dipanggil raja tersebut memutuskan hukuman. Murjiono di bawa ke penjara. Namun ia kembali menjerit-jerit ketakutan manakala melihat pemandangan aneh dari penjara tersebut. Tampak anggota tubuh manusia yang bergelantungan karena dipotong tangannya, kakinya, bahkan kepalanya. Tubuh yang terpotong-potong itu bergoyang-goyang ketika terkena angin.
Murjiono semakin ketakutan manakala melihat sang algojo yang  berjalan menghampirinya sambil membawa golok. Bersiap-siap memotong-motong anggota tubuhnya. Selanjutnya Murjiono tidak ingat apa-apa lagi.
Tahu-tahu didengarnya suara seseorang. “Beruntunglah ia masih bisa ditolong,” ucap orang tua yang duduk di sampingnya.
“Dimana aku?” teriaknya waktu dilihatnya Yudi dan Haryono tampak duduk di sebelahnya.
Setelah berapa lama, orang tua tersebut menerangkan kepada Murjiono bahwa tingkah laku Murjiono yang iseng dengan menggoyang-goyang pohon dewandaru ternyata telah mengundang para lelembut yang ada di kawasan Gunung Kawi merasa terusik. Ia kemudian terbawa ke alam mereka. Ia dibawa jauh sampai ke puncak Gunung Kawi yang masih berupa hutan lebat dan merupakan pusat lelembut di Gunung Kawi. Beruntung tubuhnya yang tergolek lemah berhasil ditemukan pencari kayu. Dengan bantuan orang pintar nyawa Murjiono berhasil diselamatkan dari ancaman lelembut Gunung Kawi.

SUMBER
Baca Selengkapnya ... »»  

Membuat semua link jadi bergoyang/ nudging

Login ke akun Blogger sobat
Pilih Rancangan -- Edit Html (download template anda untuk mengurangi resiko kesalahan peletakan script) -- centang Expand Widget Template
Search kode berikut </head>  ( untuk mempermudah pencarian tekan Ctrl + F )
Copy paste script jQuery di bawah ini sebelum kode tersebut

<script src='http://ajax.googleapis.com/ajax/libs/jquery/1.3.2/jquery.min.js' type='text/javascript'></script>
<script type='text/javascript'> $(document).ready(function() { $('a').hover(function() { $(this).animate({ marginLeft: '10px' }, 400); }, function() { $(this).animate({ marginLeft: 0 }, 400); }); });
</script>

jika pada templatemu sudah terdapat script <script src='http://ajax.googleapis.com/ajax/libs/jquery/1.3.2/jquery.min.js' type='text/javascript'></script>  maka hilangkan saja script tadi/jangan dipasang  .



  Simpan Template anda



Baca Selengkapnya ... »»  

Kami ini siapa (tuntun kami)

kusemai cinta di atas tumpukan bangkai

indah tumbuh di atas para kematian

terbias senyum ia mengubur segala penderitaan

kutancapkan damai di atas tanah tanah kebencian

memutuskan belenggu amarah merantai

berharap ia bebas dan memerdekakan cintanya

kutemukan pilu yg terbalut tawa

merintih penuh hujat pada takdirnya

kutawarkan asa  beraroma keniscayaan

berharap ia sadar dan kembali memuja penciptanya

kutemukan doa doa tercampakkan oleh para pemujanya

ku tatap ia begitu indah saat kubasuh dengan airmata harapan
Baca Selengkapnya ... »»  

Pada suatu hari



Pada Suatu hari tampak seorang Pria sedang menelusuri sebuah jalan ditempat tinggalnya, dari balik kacamatanya Pria tersebut merasa ada yang telah mencuri penglihatannya saat itu, sudut mata itu terusik pada seseorang diseberang jalan, tampak seseorang itu sedang mengacungkan jempolnya disisi jalan, tampak jelas jempol tersebut tertuju kepada semua kendaraan di sekitar yang melintas, dengan harapan mendapatkan tumpangan untuk meneruskan perjalanan, namun dari balik kacamatanya pula Pria tersebut tidak melihat ada satupun kendaraan yang sudi menghentikan kendaraannya dan sekedar memberinya tumpangan, dengan sisa wajah yang letih seseorang tersebut melangkahkan kakinya kearah trotoar yang mungkin untuk mengistirahatkan diri, yang entah sudah berapa lama berada di sisi jalan itu, dengan yakin Pria tersebut lalu menepikan kendaraannya untuk menghampiri seseorang tersebut, setelah didekati ternyata orang yang terduduk di trotoar tersebut adalah seorang wanita, dengan wajah penuh keriput serta tongkat yang selalu setia berada disebelahnya seketika berubah ceria dan berusaha tersenyum dengan sisa tenaganya.

Setelah menepikan kendaraannya Pria tersebut bertanya

-PRIA-
"Nek, apa yang sedang Nenek lakukan disini, saat ini ?"


Lalu Nenek itu menjawab dengan lirih bahwa dia tersasar ke daerah ini dan bingung jalan pulang kerumah karena pada saat yang bersamaan tas nya kecurian ketika sedang jalan di suatu daerah.
Lalu dengan sopan Pria tersebut menawarkan diri untuk memberinya tumpangan sampai ketempat tujuan, didalam kendaraan tersebut si Nenek menanyakan nama Pria tersebut, [/right]

-NENEK-
"Nak, kalau boleh Nenek tahu, siapakah namamu ?"

-PRIA-
"Oh saya Dwight Nek"

-NENEK-
"Terima kasih ya Nak, kamu sungguh Baik sekali"

sekali lg ujar sang Nenek dalam ungkapan rasa terimakasihnya saat ini.

-PRIA-
"Oh tak apa Nek, saya sadar saya lahir dari rahim seorang Ibu yang notabene adalah seorang wanita, jadi ketika saya melihat Nenek saat itu yang sedang benar-benar membutuhkan pertolongan, hati saya merasa tergerak dan merasa bahwa saat itu adalah Ibu saya yang sedang berdiri disitu, jadi saya benar-benar ikhlas untuk membantu Nenek"

lalu tanpa sadar Pria tersebut meneteskan air mata, ingat akan Orang Tuanya yang membuatnya selalu rindu untuk selalu berada ditengah-tengah kehangatan mereka.

-NENEK-
"Sekali lagi terima kasih banyak ya Nak..."

lalu Nenek tersebut menyunggingkan senyum haru mendengar jawaban dari Pria tersebut.

Setelah berapa saat akhirnya kendaraan yang mereka naiki telah sampai disebuah daerah dimana Nenek tersebut meminta berhenti dan Berbicara kepada Pria tersebut untuk menurunkannya disini.

-PRIA-
"Dimana Nek rumahnya ?"

-NENEK-
"Tak apa Nak, Nenek turun disini saja"

-PRIA-
"tapi Nek alangkah baiknya, jika saya mengantarkan Nenek hingga kerumah ?"

-NENEK-
"Tak apa Nak, rumah Nenek sudah dekat sekali dari sini, cukup biar Nenek meneruskannya dengan berjalan hingga kedepan rumah Nenek"

dengan sangat terpaksa akhirnya Pria tersebut menepikan kendaraan dan mengabulkan permintaan Nenek tersebut untuk turun disini.

-NENEK-
"Tapi Nak sebelumnya, bagai mana Nenek membalas kebaikan yang engkau lakukan sekarang ?"

-PRIA-
"Oh..Jangan Nek, seperti tadi telah saya katakan, bahwa saya ikhlas untuk membantu Nenek yang benar-benar butuh pertolongan"

-NENEK-
"Tapi Nak...."

-PRIA-
"Baiklah, jika Nenek ingin begitu, permintaan saya cuma satu Nek...", "Apa itu Nak ?", "Saya hanya ingin Nenek melakukan hal yang sama denga saya, Nenek bantulah orang yang benar-benar butuh bantuan ketika Nenek tahu bahwa orang tersebut butuh pertolongan kita..."

lalu Nenek tersebut tersenyum dengan bahagianya mendengar kata-kata Pria tersebut dan mengangguk sebagai tanda setuju.

Suatu hari disebuah tempat makan, Tampak seorang pelayan wanita yang sedang hamil melangkah sambil membawa daftar menu di tangan kanan serta alat tulis untuk mencatat order di tangan kiri terlihat sibuk melayani tamu-tamu yang akan memesan makanan.

-PELAYAN-
"Silahkan, ini menunya..."

setelah menyodorkan menu tersbut pelayan tersebut berdiri disisi pelanggannya, tampak wanita tersebut sibuk mencatat makanan apa yang dipesan oleh tamunya itu, setelah tamu selesai mengorder makanan apa yang akan dipesannya, pelayan tersebut melangkahkan kakinya menuju dapur untuk menyampaikan orderan yang tadi dipesan oleh tamu tersebut. Sepuluh menit kemudian pesanan tamu tersebut telah selesai dan langsung dibawanya menuju meja untuk kemudian disajikan kepada pelanggan tersebut dan tidak lupa untuk selau tersenyum kepada setiap tamu rumah makan itu lalu melangkah untuk kembali mencatat order menu dari tamu-tamu yang lainnya dan terus seperti itu hingga tamu yang pertama tadi dia layani memanggilnya dan menghitung semua makanan yang telah dia pesan.

-PELAYAN-
"silahkan Nek, ini bill-nya...hmmmm...kalau boleh tahu, kenapa Nenek hanya makan sendirian disini ?, kemanakah keluarga Nenek yang lain...?"

tanpa berkata-kata, Nenek tersebut hanya menyunggingkan senyum sambil memasukan beberapa lembar uang kertas untuk membayar bill pesanannya. Lalu pelayan tersebut melangkah menuju kasir untuk menyetorkan bill pembayaran dari tamu tersebut, setelah selesai pelayan tersebut kembali menuju meja dimana tamu tersebut duduk untuk menyerahkan kembalian dari pembayaran bill makanan tadi, namun alangkah terkejutnya ketika didapati tamu tersebut telah tidak ada di tempat dan hanya menemukan secarik kertas dan sebuah amplop putih dibawahnya, masih dalam keterkejutannya pelayan tersebut membaca isi yang tertera disecarik kertas tersebut,

- Nak, sebelumnya Nenek minta maaf karena telah meninggalkan meja ini tanpa sepengetahuanmu, maaf jika isi secarik kertas ini juga telah membuatmu terkejut, sebelumnya Nenek berada dalam posisi yang mungkin akan sangat panjang jika diceritakan serta di tulis disini, namun Nenek ingat pesan seoran Pria yang telah menolong Nenek pada waktu, yang tidak mungkin juga Nenek menceritakannya disini, namun disini Nenek hanya ingin membantumu, karena hati kecil Nenek berkata bahwa kamu sedang ada pikiran, maka dari itu Nenek meninggalkan amplop putih yang berada di bawah secarik kertas ini untuk membantumu, semoga apa yang Nenek berikan ini dapat berguna bagi persalinan anak kamu kelak-

Tangan pelayan itu gemetar setelah membaca surat tersbut lalu dengan sangat hati-hati tangannya mengangkat amplop putih yang tadi berada dibawah secarik kertas tersebut, lalu di buka nya perlahan dan alangkah terkejutnya lagi pelayan tersebut setelah melihat isi dari amplop putih tersebut adalah selembar cek lengkap dengan nominal yang cukup besar untuk sebuah pemberian cuma-cuma, namun ini adalah sebuah anugrah yang datang kepadanya melalui seorang Nenek dari Tuhan YME hingga tanpa sadar air matanya jatuh mambasahi secarik kertas yang masih dipegangnya.

Malamnya, pelayan tersebut memeluk erat-erat suami yang sedang tidur disebelah dirinya itu lalu memberikan sebuah kecupan hangat dikening sambil membisikan kata-kata ditelinga

-ISTRI-
"Sayang, kamu nggak usah terlalu khawatir akan persalinan anak kita kelak, Tuhan memberikan Rezeki yang tidak terduga buat kita dan anak kita"

dan tanpa sadar air mata jatuh kembali hingga ke wajah suaminya itu lalu kembali memeluknya erat-erat, sambil membisikan kata-kata.....
"I LOVE YOU DWIGHT"...


-Beberapa yang mungkin kita bisa petik, bahwa kita sebagai makhluk sosial yang hidup berdampingan di dunia ini agar selalu saling bantu dan berbuat baik yang tidak pernah terputus terhadap sesama.... -[/color][/b]

Masing-masing manusia memiliki masalahnya sendiri, cuma bagaimana kita sebagai manusia sabar dalam menghadapi segala cobaan dan tetap berdampingan dalam menempuh hidup, alangkah bahagianya ketika kita keluar dari masalahnya dan tetap dalam kebersamaan
Baca Selengkapnya ... »»  

Kebencian



Seorang Ibu Guru taman kanak-kanak (TK) mengadakan”permainan”.Ibu Guru menyuruh tiap muridnya membawa kantong plastik transparan 1 buah dan kentang. Masing-masing kentang tersebut diberi nama berdasarkan nama orang yang dibenci, sehingga jumlah kentangnya tidak ditentukan berapa....tergantung jumlah orang-orang yang dibenci

Pada hari yang disepakati masing-masing murid membawa kentang dalam kantong plastik. Ada yang berjumlah 2, ada yang 3 bahkan ada yang 5. Seperti perintah guru mereka tiap-tiap kentang diberi nama sesuai nama orang yang dibenci. Murid-murid harus membawa kantong plastik berisi kentang tersebut kemana saja mereka pergi, bahkan ke toilet sekalipun,selama 1 minggu.

Hari berganti hari, kentang-kentang pun mulai membusuk,murid-murid mulai mengeluh,apalagi yang membawa 5 buah kentang, selain berat baunya juga tidak sedap. Setelah 1 minggu murid-murid TK tersebut merasa lega karena penderitaan mereka akan segera berakhir.

Ibu Guru : “Bagaimana rasanya membawa kentang selama 1minggu ?”

Keluarlah keluhan dari murid-murid TK tersebut, pada umumnya mereka tidak merasa nyaman harus membawa kentang-kentang busuk tersebut kemanapun mereka pergi. Gurupun menjelaskan apa arti dari “permainan” yang mereka lakukan.

Ibu Guru : “Seperti itulah kebencian yang selalu kita bawa-bawa apabila kita tidak bisa memaafkan orang lain. Sungguh sangat tidak menyenangkan membawa kentang busuk kemana pun kita pergi. Itu hanya 1 minggu. Bagaimana jika kita membawa kebencian itu seumur hidup ? Alangkah tidak nyamannya..”
Baca Selengkapnya ... »»  

mie

"Semangkuk Mie Kuah"
Pendahuluan:
Ny. Hsu yang tinggal di Kao Hsiung, anak gadisnya pulang dari Amerika pada saat awal bulan Januari, dan membawa sebuah kisah nyata yang menggugah hati. Kisah yang terjadi pada malam Chu Si (malam menjelang Tahun Baru Imlek), berjumlah sebanyak 50 halaman lebih. Tokoh dalam cerita ini pada saat menceritakan kisahnya mengharukan banyak orang Jepang. Cerita ini dinamakan "Semangkuk Mie Kuah", diterjemahkan oleh Li Kuei Chuen.
Tanggal 31 bulan Desember lima belas tahun yang lalu, yang juga merupakan malam Chu Si, di sebuah jalan di kota Sapporo, Jepang, ada sebuah toko mie yang bernama "Pei Hai Thing" (Pei = Utara; Hai = Laut; Thing = Kios, toko).

Makan mie pada malam Chu Si, adalah adat istiadat turun temurun dari orang Jepang, pada hari itu pemasukan toko mie sangatlah baik, tidak terkecuali "Pei Hai Thing", hampir sehari penuh dengan tamu pengunjung, tetapi setelah jam 22.00 ke atas sudah tidak ada pengunjung yang datang lagi. Pada saat biasanya jalan yang sangat ramai hingga waktu subuh - karena pada hari itu semua orang terburu-buru pulang rumah untuk merayakan Tahun Baru - sehingga dengan cepat menjadi sunyi dan tenang.

Majikan dari toko mie "Pei Hai Thing" adalah seseorang yang jujur dan polos, istrinya adalah seorang yang ramah tamah dan melayani orang penuh dengan kehangatan. Saat tamu terakhir pada malam Chu Si itu telah keluar dari toko mie, dan pada saat sang istri tengah bersiap untuk menutup toko, pintu toko itu sekali lagi terbuka, seorang wanita membawa dua orang anaknya berjalan masuk, kedua anak itu kira-kira berusia 6 tahun dan 10 tahun, mereka mengenakan baju olahraga baru yang serupa satu dengan yang lainnya, tetapi wanita tersebut malah memakai baju luar - bercorak kotak - yang telah usang.

"Silakan duduk !" Sang majikan mengucapkan salam.

Wanita itu berkata dengan takut-takut: "Bolehkah... memesan semangkuk mie kuah ?"

Kedua anak di belakangnya saling memandang dengan tidak tenang.

"Tentu... tentu boleh, silakan duduk di sini !" Sang istri mengajak mereka ke meja nomor 2 di paling pinggir, lalu berteriak dengan keras ke arah dapur: "Semangkuk mie kuah !"

Sebenarnya jatah semangkuk untuk satu orang hanyalah satu ikat mie, sang majikan menambahkan lagi sebanyak setengah ikat, dan menyiapkannya dalam sebuah mangkuk besar penuh, hal ini tidak diketahui oleh sang istri dan tamunya itu.

Ibu dan anak bertiga mengelilingi semangkuk mie kuah tersebut dan menikmatinya dengan lezat, sambil makan, sambil berbicara dengan suara yang kecil, "Sangat enak sekali !"

Sang kakak berkata: "Ma, kamu juga coba-coba dong!"

Sang adik sambil berkata, dia menyumpit mie untuk menyuapi ibunya. Tidak lama kemudian mie pun telah habis, setelah membayar 150 yen, ibu dan anak bertiga dengan serempak memuji dan menghaturkan terima kasih "Sangat lezat sekali, banyak terima kasih!" serta membungkuk memberi hormat, lalu berjalan meninggalkan toko.

Setiap hari berlalu dengan sibuknya, tak terasa setahun pun berlalu. Dan tiba lagi pada tanggal 31 Desember, usaha dari "Pei Hai Thing" masih tetap ramai, kesibukan pada malam Chu Si akhirnya selesai, telah lewat dari jam 22.00, sang istri majikan ketika tengah berjalan ke arah pintu untuk menutup toko, pintu itu lalu terbuka lagi dengan pelan, yang masuk ke dalam adalah seorang wanita parobaya sambil membawa dua orang anaknya. Sang istri ketika melihat baju luar bercorak kotak yang telah usang itu, dengan seketika teringat kembali tamu terakhir pada malam Chu Si tahun lalu.

"Bolehkah... membuatkan kami... semangkuk mie kuah ?"

"Tentu, tentu, silakan duduk !"

Sang istri mengajak mereka ke meja nomor 2 yang pernah mereka duduk di tahun lalu, sambil berteriak dengan keras "Semangkuk mie kuah!".

Sang majikan sambil menyahuti, sambil menyalakan api yang baru saja dipadamkan.

Istrinya dengan diam-diam berkata di samping telinga suami: "Ei, masak 3 mangkuk untuk mereka, boleh tidak ?"

"Jangan, kalau demikian mereka bisa merasa tidak enak."

Sang suami sambil menjawab, sambil menambahkan setengah ikat mie lagi ke dalam kuah yang mendidih.

Ibu dan anak bertiga mengelilingi semangkuk mie kuah itu sambil makan dan berbicara, percakapan itu juga terdengar sampai telinga suami istri pemilik toko.

"Sangat wangi... sangat hebat... sangat nikmat!"

"Tahun ini masih bisa menikmati mie dari Pei Hai Thing, sangatlah baik!"

"Alangkah baiknya jika tahun depan masih bisa datang untuk makan di sini."

Setelah selesai makan dan membayar 150 yen, ibu dan anak bertiga lalu berjalan meninggalkan Pei Hai Thing.

"Terima kasih banyak! Selamat bertahun baru."

Memandang ibu dan anak yang berjalan pergi, suami istri pemilik toko berulang kali membicarakannya dengan cukup lama.

Malam Chu Si pada tahun ketiga, usaha dari "Pei Hai Thing" tetap berjalan dengan sangat baik, sepasang suami istri saking sibuknya sampai tidak ada waktu untuk berbicara, tetapi setelah lewat pukul 21.30, kedua orang itu mulai berperasaan tidak tenang.

Jam 22.00 telah tiba, pegawai toko juga telah pulang setelah menerima "Hung Pao" (Ang Pao), majikan toko dengan tergesa-gesa membalikkan setiap lembar daftar harga yang tergantung di dinding, daftar kenaikan harga "Mie Kuah 200 yen semangkuk" sejak musim panas tahun ini, ditulis ulang menjadi 150 yen.

Di atas meja nomor 2, sang istri pada saat 3 menit yang lalu telah meletakkan kartu tanda "Telah dipesan". Sepertinya ada maksud untuk menunggu orang yang akan tiba setelah seluruh tamu telah pergi meninggalkan toko, setelah lewat jam 22.00, ibu dengan dua orang anak ini akhirnya muncul kembali.

Sang kakak memakai seragam SMP, sang adik mengenakan jaket - yang kelihatan agak kebesaran - yang dipakai kakaknya tahun lalu, kedua anak ini telah tumbuh dewasa, sang ibu masih tetap memakai baju luar bercorak kotak usang yang telah luntur warnanya.

"Silakan masuk! Silakan masuk " Istri majikan toko menyambut dengan hangat.

Melihat istri majikan toko yang menyambut dengan senyum hangat, ibunda dua anak itu dengan takut-takut berkata: "Tolong... tolong buatkan 2 mangkuk mie, bolehkah ?"

"Baik, silakan duduk!"

Sang istri mengajak mereka ke meja nomor 2, dengan cepat menyembunyikan tanda "Telah Dipesan" seakan-akan tak pernah diletakkan di sana, lalu berteriak ke arah dalam "2 mangkuk mie".

Sang suami sambil menyahuti, sambil melempar 3 ikat mie ke dalam kuah yang mendidih. Ibu dan anak sambil makan, sambil berbicara, kelihatannya sangat bergembira, sepasang suami istri yang berdiri di balik pintu dapur juga turut merasakan kegembiraan mereka.

"Siao Chun dan kakak, mama hari ini ingin berterima kasih kepada kalian berdua !"

"Terima kasih !"

"Mengapa ?"

"Begini, kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan 8 orang terluka yang disebabkan oleh ayah kalian, pada setiap bulan dalam beberapa tahun ini haruslah menyerahkan uang sebesar 50,000 yen untuk menutupi bagian yang tak dapat dibayar oleh pihak asuransi."

"Ya, hal ini kami tahu!" Sang kakak menjawab.

Istri pemilik toko dengan tak bergerak mendengarkan.

"Yang pada mulanya harus membayar hingga bulan Maret tahun depan, telah terlunasi pada hari ini !"

"Oh, mama, benarkah ?"

"Ya, benar, karena kakak mengantar koran dengan rajin, Siao Chun membantu untuk beli sayur dan masak nasi, sehingga mama bisa bekerja dengan hati yang tenang. Perusahaan memberikan bonus spesial kepada saya karena tidak pernah absen kerja, sehingga hari ini dapat melunasi seluruh bagian yang tersisa."

"Ma! Kakak! Alangkah baiknya, tapi kelak tetap biarkan Siao Chun yang menyiapkan makan malam."

"Saya juga ingin terus mengantar koran."

"Terima kasih kepada kalian kakak beradik, benar-benar terima kasih!"

"Siao Chun dan saya ada sebuah rahasia, dan terus tidak memberitahu mama, itu adalah... pada sebuah hari Minggu di bulan November, sekolah Siao Chun menghubungi wali murid untuk hadir melihat program bimbingan belajar dari sekolah, guru dari Siao Chun secara khusus menambahkan sepucuk surat, yang mengatakan sebuah karangan Siao Chun telah dipilih sebagai wakil seluruh "Pei Hai Tao (Hokkaido)", untuk mengikuti lomba mengarang seluruh negeri. Hari itu saya mewakili mama untuk menghadirinya."

"Benar ada hal ini ? Lalu ?"

"Tema yang diberikan guru adalah "Cita-Citaku (Wo Te Ce Yuen)",

Siao Chun dengan karangan bertema semangkuk mie kuah, dipersilakan untuk membacanya di hadapan para hadirin."

"Isi dari karangan itu menuliskan, ayah mengalami kecelakaan lalu lintas, dan meninggalkan hutang yang banyak; demi untuk membayar hutang, mama bekerja keras dari pagi hingga malam, sampai hal saya mengantar koran juga ditulis oleh Siao Chun."

"Masih ada, pada malam tanggal 31 Desember, kami bertiga ibu dan anak bersama-sama memakan semangkuk mie kuah, sangatlah lezat.. 3 orang hanya memesan semangkuk mie kuah, sang pemilik toko, yaitu paman dan istrinya malah masih mengucapkan terima kasih kepada kami, serta mengucapkan selamat bertahun baru kepada kami! Suara itu sepertinya sedang memberikan dorongan semangat untuk kami untuk tegar menjalani hidup, secepatnya melunasi hutang dari ayah."

"Oleh karena itu, Siao Chun memutuskan untuk membuka toko mie setelah dewasa nanti, untuk menjadi pemilik toko mie nomor 1 di Jepang, juga ingin memberikan dorongan semangat kepada setiap pengunjung! Semoga kalian berbahagia! Terima kasih!"

Sepasang pemilik toko yang terus berdiri di balik pintu dapur mendengarkan pembicaraan mereka mendadak tak terlihat lagi, ternyata mereka sedang berjongkok, selembar handuk masing-masing memegang ujungnya, berusaha keras untuk menghapus air mata yang tak hentinya mengalir keluar.

"Selesai membaca karangan, guru berkata: Kakak Siao Chun telah mewakili ibunya datang ke sini, silakan naik ke atas menyampaikan beberapa patah kata."

"Sungguhkah ? Lalu kamu bagaimana ?"

"Karena terlalu mendadak, saat mulai tidak tahu harus mengucapkan apa baiknya, saya lantas mengucapkan terima kasih kepada semua orang atas perhatian dan kasih sayang terhadap Siao Chun, adik saya setiap hari harus membeli sayur menyiapkan makan malam, sering kali harus terburu-buru pulang dari kegiatan berkelompok, tentu mendatangkan banyak kesulitan bagi semua orang, tadi pada saat adik saya membacakan "Semangkuk mie kuah", saya sempat merasa malu, tetapi sewaktu melihat adik saya dengan dada tegap dan suara yang lantang menyelesaikan membaca krangan, merasa perasaan malu itulah yang benar-benar memalukan."

"Beberapa tahun ini, keberanian mama yang hanya memesan semangkuk mie kuah, kami kakak beradik tidak akan pernah melupakannya... kami berdua pasti akan giat dan rajin, merawat ibu dengan baik, hari ini dan seterusnya masih meminta tolong kepada para hadirin untuk memperhatikan adik saya."

Ibu dan anak bertiga secara diam-diam saling memegang tangan dengan erat, saling menepuk bahu, menikmati mie tahun baru dengan perasaan yang lebih berbahagia dibanding tahun sebelumnya, membayar 300 yen dan mengucapkan terima kasih, lalu memberikan hormat dan meninggalkan toko mie.

Majikan toko seperti sedang menutup tahun yang lama, dengan suara yang keras mengucapkan "Terima kasih! Selamat Tahun Baru!"

Setahun pun berlalu lagi, toko mie Pei Hai Thing juga meletakkan tanda "Telah Dipesan" sambil menunggu, tetapi ibu dan anak bertiga tidak muncul. Tahun kedua, tahun ketiga, meja nomor 2 tetap kosong, ibu dan kedua anaknya tetap tidak muncul.

Usaha dari Pei Hai Thing semakin bagus, dalam tokonya pun telah direnovasi, meja dan kursinya telah diganti dengan yang baru, hanya meja nomor 2 itulah masih tetap pada aslinya.

Banyak tamu pengunjung merasa heran, istri majikan lantas menceritakan kisah semangkuk mie kuah kepada para pengunjung. Meja nomor 2 itu lantas menjadi "Meja Keberuntungan", setiap pengunjung menyampaikan kisah ini kepada yang lainnya, ada banyak pelajar yang merasa ingin tahu, datang dari kejauhan demi untuk melihat meja tersebut dan menikmati mie kuah, semua orang umumnya ingin duduk di meja tersebut.

Lalu setelah melewati malam Chu Si beberapa tahun ini, para pemilik toko di sekitar Pei Hai Thing, setelah menutup toko pada malam Chu Si, umumnya akan mengajak keluarganya menikmati mie di Pei Hai Thing. Sering berkumpul sebanyak 30 hingga 40 orang, sangatlah ramai. Ini telah merupakan hal yang biasa dalam 5-6 tahun terakhir ini. Semua orang telah mengetahui asal dari meja nomor 2, meski mulut tidak berbicara, tapi dalam hati berpikir "Meja yang telah dipesan pada malam Chu Si" di tahun ini kemungkinan akan sekali lagi dengan meja dan kursi yang kosong menyambut datangnya tahun baru.

Hari ini, semua orang sekali lagi berkumpul pada malam Chu Si, ada orang yang memakan mie, ada yang minum arak, semuanya berkumpul seperti sebuah keluarga. Setelah lewat pukul 22.00, pintu dengan tiba-tiba... terbuka kembali, semua orang yang berada di dalam langsung menghentikan pembicaraan, seluruh pandangan mata tertuju ke arah pintu yang terbuka itu.

Dua orang remaja yang berpakaian stelan jas yang rapi dengan baju luar di tangan, berjalan melangkah masuk. Semua orang menghembuskan napas lega. Saat istri majikan ingin mengatakan meja makan telah penuh dan memberitahu tamu tersebut, ada seorang wanita berpakaian kimono berjalan masuk, berdiri di tengah kedua remaja tersebut.

Seluruh orang yang berada dalam toko menahan napas mendengar wanita berpakaian kimono tersebut dengan perlahan mengatakan: "Tolong... tolong... mie kuah... untuk jatah 3 orang, bolehkah?"

Belasan tahun telah berlalu, sang istri majikan toko seketika berusaha keras untuk mengingat kembali gambaran ibu muda dengan dua orang anaknya pada 10 tahun yang lalu.

Sang suami di balik dapur juga termenung. Seorang di antara ibu dan anak tersebut menatap sang istri yang tengah salah tingkah tersebut dan mengatakan: "Kami bertiga ibu dan anak, pada 14 tahun yang lalu pernah memesan semangkuk mie kuah di malam Chu Si, mendapatkan dorongan semangat dari semangkuk mie tersebut, kami ibu dan anak bertiga baru dapat menjalani hidup dengan tegar."

"Lalu kami pindah ke kabupaten (Ce He) tinggal di rumah nenek, saya telah melewati ujian jurusan kedokteran dan praktek di rumah sakit Universitas Kyoto bagian penyakit anak-anak, bulan April tahun depan akan praktek di rumah sakit kota Sapporo."

"Sesuai dengan tatakrama, kami datang mengunjungi rumah sakit ini terlebih dahulu, sekalian sembahyang di makam ayah, setelah berdiskusi dengan adik saya yang - pernah berpikir untuk menjadi majikan toko mie nomor 1 tapi belum tercapai - sekarang bekerja di Bank Kyoto, kami mempunyai sebuah rencana yang istimewa... yaitu pada malam Chu Si tahun ini, kami bertiga ibu dan anak akan mengunjung Pei Hai Thing di Sapporo, memesan 3 mangkuk mie kuah Pei Hai Thing."

Sang istri majikan akhirnya pulih ingatannya, menepuk bahu sang suami sambil berkata: "Selamat datang! Silakan... Ei! Meja nomor 2, tiga mangkuk mie kuah." .

http://indonesia.heartnsouls.com/cerita/a/c80.shtml
Baca Selengkapnya ... »»  

gambar menghilang

http://purplur.blogspot.com/2011/10/code-script-cara-membuat-gambar-berubah.html
Baca Selengkapnya ... »»  

Menghukum Tanpa Kekerasan

Alkisah di negeri tiongkok kuno, tinggallah seorang ayah yang sangat bijaksana, beserta anak lelakinya disuatu desa yang damai. Sang ayah sangat menyayangi anak lelaki, namun dalam mendidik anaknya sang ayah tidak pernah memarahinya ataupun menggunakan kekerasan.

Pada suatu hari, sang ayah mengajak sang anak ke kota untuk membeli kuda. Mereka pun menumpang kereta kuda dari desa ke kota, karena jarak antar desa ke kota sangat jauh, tanpa merasa lelah, dan sang anak sangat senang karena baru kali ini lah dia menuju ke kota.

Sesampainya di kota, sang anak yang begitu gembira terus melihat sekeliling kota, dia menoleh ke kiri dan ke kanan, dan tanpa disadari, dia melihat ada pertunjukkan drama di tengah kota, dan timbullah niat untuk menonton pertunjukkan tersebut. Dia pun memisahkan diri dari ayahnya yang berjalan didepannya menuju ke pasar kota.

Hari sudah semakin siang, sang ayah terlihat panik mencari sang anak kesana kemari, setelah mengetahui anaknya tidak ada dibelakangnya. Dia begitu gelisah, semua liku pasar di kota tersebut pun di laluinya demi mencari anak kesayangannya itu. Akhirnya, dalam kebingungannya, dia duduk disebuah taman kota didekat pasar, dengan pandangan kosong. Tanpa disadarinya sang anak yang telah menonton pertunjukkan drama pun menghampiri ayahnya. Melihat anaknya datang sang ayah begitu gembira dan berkata :

"Darimana kamu dari tadi nak, ayah menelusuri seluruh pasar ini tapi tidak menemuhi mu"
"Saya mengikuti ayah dari belakang, namun karena ayah begitu cepat jalannya, saya pun tertinggal dan tersesat ayah" Kata anaknya berbohong

Sang ayah yang mengetahui anaknya bohong, pun tersenyum dan berkata :
"Baiklah, aku sebagai ayah tidak mampu menjaga mu, bahkan sampai kamu tersesat, mari kita pulang ke rumah, hari sudah semakin sore. Kamu naikilah kuda yang baru ayah beli, ayah akan berjalan kaki untuk merenungi kesalahan ayah"

Sang anak yang begitu terkejut mendengar jawab sang ayah, bermaksud ingin bicara, namun ayahnya telah berjalan kedepan menuju ke rumahnya didesa. Dalam penyesalannya sang anak melihat sang ayah yang berjalan penuh peluh di mukanya, terus berjalan menuju kedesa, untuk menemani ayah, sang anak memperlambat laju kuda yang dikendarainya.

Berjam-jam sang ayah berjalan menuju ke desa, dan dengan penuh isak tanggis sang anak pun turun dari kuda, dan menuntun ayahnya untuk menaikki kuda, sambil berkata:
"Saya tahu saya salah, saya telah berbohong, tolong jangan siksa diri ayah lagi, naik lah ke atas kuda ayah"

Ayah tersenyum sambil memeluk anak kesayangannya itu.

Kekerasan tidak bisa dihadapin dengan kekerasan, namun kekerasaan harus dihadapin dengan kelembutan, pepatah yang sangat menarik, mencerminkan pribadi sang ayah dalam cerita diatas, dalam mendidik anak dipenuhi oleh kasih sayang, mendidik tanpa kekerasan, sungguh suatu kebijakkan yang patuh kita contoh. Andai saja kita mampu menirunya, tentu dunia ini akan dipenuhi kebahagiaan
Baca Selengkapnya ... »»  

membuat background di homepage berbeda dengan postingan (background fullpage and fixed)



Langkah 1
Login ke Blogger
Masuk ke "Rancangan - Edit HTML"
Cheklist "Expand Template Widget"
Langkah 2
Letakan kode dibawah ini setelah kode: body {

 background: url(URL GAMBAR) no-repeat center center fixed;
        -webkit-background-size: cover;
        -moz-background-size: cover;
        -o-background-size: cover;
        background-size: cover;
background-attachment:fixed;


CONTOH:  

 body {
  font: $(body.font);
  color: $(body.text.color);  background: url(http://lh4.googleusercontent.com/-4rBn_q1vuGk/T2svl1jZIgI/AAAAAAAADYE/u8HVJ-isTSM/s512/rose_by_ali_koyote-d4huy9u%2520%2528FILEminimizer%2529.jpg) no-repeat center center fixed;
        -webkit-background-size: cover;
        -moz-background-size: cover;
        -o-background-size: cover;
        background-size: cover;
background-attachment:fixed;
}


 Langkah 3
Letakan kode dibawah ini DI ATAS kode: </head>

 <b:if cond='data:blog.pageType == &quot;item&quot;'>
<style type='text/css'>
body {
background: url(URL GAMBAR) no-repeat center center fixed;
        -webkit-background-size: cover;
        -moz-background-size: cover;
        -o-background-size: cover;
        background-size: cover;
background-attachment:fixed;
}
</style>
</b:if>


 Langkah 3
Simpan template

Untuk demo bisa liat di sini
Baca Selengkapnya ... »»  

Anonymous VS Illuminati


 Beberapa waktu lalu saya membaca sebuah artikel yang menarik di sebuah thread di kaskus, tentang bagaimana gerakan "Anonymous" bekerja. Segera saya tercengang melihat betapa sangat berbeda, kelompok ini mampu menyusun organisasi secara solid dan mandiri, bebas dari penagaruh organisasi antagonisnya yaitu “The World-Wide Illuminati” atau konspirasi New World Order, yang didasarkan pada piramida kekuasaan. Saya ingin menyajikan temuan-temuan saya dan berharap saya dapat membantu untuk meningkatkan kesadaran kita akan pentingnya gerakan "Anonymous".
  Apa Anonymous dan bagaimana cara kerjanya?

 Saya pribadi belum terlibat dalam gerakan Anonymous, tapi inilah yang saya temukan dari berbagai sumber. Mainstream media telah berbicara tentang hal ini, tetapi hanya sedikit memahami esensinya. Sebagian besar orang aktif dalam sesi IRC Anonymous (Internet Relay Chat) tidak dalam kegiatan hacker atau kracker, tapi disamping itu beberapa orang sengaja aktif didalamnya. Tidak ada struktur hirarkis, sehingga tidak ada pemimpin dalam Anonymous. Untuk pembentukan kelompok tertentu dan untuk tujuan tertentu individu dapat terlibat dengan anggota yang lain, tapi ini hanya menyangkut masalah ringan saja, tidak untuk berbicara mengenai tujuan khusus Anonymous, seperti membicarakan jumlah konkrit individu yang terlibat dalam sebuah kelompok, selain itu juga untuk memanipulasi data dan mengontrol gerakan dari pengamatan musuh-musuh mereka. Semua orang dapat bergabung dan melihat informasi dan laporan. Jika orang tidak setuju pada tindakan atau ide tertentu, mereka tidak perlu memberi kontribusi, tetapi mungkin akan bergabung dalam operasi berikutnya yg sesuai dengan sikap dan prinsip individu yg bersangkutan.


Struktural Dasar Anonymous adalah:

  • Para aktivis tidak mengetahui satu dengan yang lainnya, karena itu mereka "Anonymous"
  • “No Designated Leadership”; Setiap orang bisa memimpin di mana orang lain akan mengikuti.
  • “Open Informations”; Informasi bersifat terbuka
  • “Total Free Will”; setiap individu memutuskan sendiri, “Grass-Roots Democracy”; Semua orang memberikan kontribusi sesuai dengan kepentingan dan kemampuannya.
  • “Distributed Technical Structure”
  • “Only Small Common Agenda”

Struktural Dasar Illuminati adalah:
  • "Hirarki Mata Rantai Komando"
  • Sepenuhnya “Compartimented Structure” dengan cara vertikal dan horizontal; arus informasi diatur dari atas ke bawah (termasuk informasi yang bersifat menipu dan memaniulasi di berbagai tingkat).
  • "Infiltrasi" ke semua organisasi berpengaruh dunia (Perbankan, Pemerintahan Negara-negara berpenggaruh, PBB, Perusahaan, Media Informasi, Militer dan Gereja)
  • Semua informasi orang-orang yang berada di level bawah piramida diketahui oleh mereka yg berada di level atas, tetapi tidak sebaliknya.
  • Kejam, memaksa dengan kekerasan, menciptakan ketergantungan akan uang, menciptakan ketakutan untuk melancarkan agenda mereka
  • Organisasi besar, rahasia dan mempunyai agenda berbahaya (beberapa kata kunci yang telah dicatat yaitu: satu pemerintahan dunia dan agama, rekayasa sosial, manipulasi masyarakat, mengontrol pikiran dan media, penggurangan populasi dunia (Immunisasi, makanan dengan pewarna, perasa, penggawet yg dilegalkan), UFO dan Alien (merancukan, memanipulasi informasi yg terkait), senjata rahasia HAARP, menghalangi penemuan sumber energi alternatif terbarui (bahan bakar hydrogen), okultisme dan Setanisme)
 Melihat itu semua tidak salah bila kita menyimpulkan bahwa Illuminati adalah kebalikan dari Anonymous!, Ini adalah penemuan yang sedikit menarik ketika kita melanjutkan pertanyaan yang berkaitan dengan agama (religi).


karakteristik religius Illuminati didorong oleh


  • Keserakahan
  • Egoisme
  • Elit Berpikir
  • Kebencian Sesama dan
  • Membenci Tuhan; karena mereka berfaham okultisme, satanisme: penyembah dan pengikut setan
Dalam konteks itu saya akan mengatakan bahwa Anonymous adalah satu gerakan yang membantu orientasi spiritual positif di planet ini untuk mencapai keberhasilan. Ide-ide hak asasi manusia, keadilan, kesetaraan, sehingga memberikan kebaikan secara luas.

 Terima kasih untuk anonymous, Masa Depan kami segera dimula
 Ketakutan utama dari komplotan rahasia adalah angka. Mereka sedikit, kami sangat banyak. Berkat internet, legiun kita menjadi “Self Organized” dan tidak ada duanya.
 Tujuan Utama Anonymous

 "Anonymous telah menyadarkan untuk melindungi hak-hak kebebasan dan semua hak-hak azasi manusia. Anonymous akan menggunakan segala cara yang tersedia untuk melakukan perlawanan sampai akhir, apapun yang terjadi."

SUMBER
Baca Selengkapnya ... »»  

Dua Ekor Tikus

Di dalam got yang gelap hiduplah dua ekor tikus yang saling bersaudara. Suatu saat kedua ekor tikus ini melihat sebuah roti keju dari lubang sebuah selokan. Tikus-tikus ini ingin sekali memakannya tetapi sayang lubang selokan itu tertutup oleh jeruji besi yang sangat kuat.

Kedua tikus ini berusaha sekuat tenaga untuk menghancurkan jeruji besi itu dengan gigi-gigi mereka yang tajam tetapi gigi mereka mulai rusak karena jeruji besi itu terlalu keras bagi gigi mereka yang kecil.

Kedua ekor tikus ini kecapaian, dan butuh istirahat. Tikus pertama berkata dalam hatinya: "Aku tidak akan menyerah, setelah ini aku akan menghancurkan jeruji besi itu dengan sekuat tenagaku. Pantang menyerah adalah pangkal dari keberhasilan !"

Tikus kedua termenung dan berpikir : " Aku akan kehilangan semua gigiku jika aku nekat menggigiti jeruji itu. Ada baiknya kalau aku mengambil jalan lain saja untuk mendapatkan roti keju itu."

Setelah beristirahat sejenak, tikus pertama mulai menggigiti lagi jeruji besi itu dengan sekuat tenaga sedangkan tikus kedua mundur diri dari usahanya. Melihat tikus kedua mundur diri tikus pertama mulai mengejek saudaranya itu katanya : "Kamu itu sifatnya mudah menyerah dan tidak ulet bekerja, mana mungkin kamu bias berhasil dalam kehidupanmu?" Tikus kedua tidak mempedulikan ejekan saudaranya, dia mundur mencari jalan lain ke tempat roti keju itu.

Akhirnya tikus kedua berhasil memperoleh jalan ke tempat roti keju itu sedangkan tikus pertama kelelahan dan hancur giginya karena menggigiti jeruji besi itu.

Teman-teman cerita ini merupakan cerita yang agak kontradiktif tetapi yang ingin disampaikan dari cerita ini adalah hendaklah kita memakai kejelian dan kecerdasan kita untuk memecahkan masalah kita dan bukan hanya mengandalkan keuletan dan kerajinan kita untuk bekerja. Pantang menyerah cukup baik, tetapi jika tanpa kecerdasan semuanya sia-sia, maka pakailah kecerdasan kita.
Baca Selengkapnya ... »»  

Cara verifikasi blog ke google webmaster tool

Jika sobat punya blog, daftarkan blog sobat tersebut pada google webmaster. Fungsi google webmaster sendiri yaitu untuk melihat dan menganalisa statistik blog/ web sobat. Jika sobat kesusahan dalam memverifikasi akun Google Webmaster berikut ini caranya :
  1. Sebelumnya daftarkan blog/web sobat ke Google Webmaster Tool.
  2. Tambahkan link blog sobat dan pilih metode verifikasi dengan menggunakan meta tag.
  3. Copy kode yang diberikan, misalnya : <meta content='bTraxIZM28bmMBDo35yYgRXIMHNMfRPbWFBhGL59HfA' name='google-site-verification'/>
    <meta content='tslhjFExJ93wQH53QPHRWPAElIok2PquTUShEkg29Xc' name='google-site-verification'/>
  4. Kemudian login ke blogger dengan akun sobat. Halaman Google Webmaster jangan ditutup dulu.
  5. Kemudian Buka Rancangan -> edit html dan paste kode yang diberikan setelah kode <meta content='INDEX, FOLLOW' name='ROBOTS'/>, jika tidak ketemu cari saja kode yang mirip dengan kode di atas.
  6. Jangan lupa juga mengganti " dengan '
  7. Simpan template.
  8. Buka lagi halaman Google Webmaster dan klik verify.
  9. Sampai di sini sudah selesai cara Verifikasi Google Webmaster Tool.
Selamat ngeblog dan semoga bermanfaat.
Baca Selengkapnya ... »»  

Cara mendapatkan site link google


Cara Cepat Mendapatkan Sitelink Google :
1. Membuat Blog Lebih SEO Friendly
Sebisa mungkin kita membuat blog kita dipandang lebih oleh google, pastilah sobat sudah tahu apa itu SEO, banyak website-website yang sudah share cara membuat blog lebih SEO Friendly. Dengan mempertajam SEO di blog kita otomatis blog kita akan semakin berkualitas dan friendly dengan search engine google tentunya.

2. Daftarkan Blog Kita ke Google Webmaster Tools (Wajib hukumnya).
Ini merupakan tahap yang wajib kita perhatikan, dengan google webmaster kita akan lebih mudah mengontrol perkembangan blog kita. Banyak fasilitas/tools yang tersedia disana, Misal :
Site configuration menyakup Sitemaps, Crawler Acces, Sitelink dll.
Usahakan jangan ada duplikat konten atau duplikat lainnya, karna itu berpengaruh untuk mendapatkan taut situs/sitelink.

3. Gunakan Google Analytics
Dengan Google Analytics, kita akan lebih terbantu untuk memonitoring perkembangan blog kita,kita akan lebih mudah melihat naik atau turunya trafik blog kita. karana trafik blog sangat berpengaruh dalam Google memberikan Sitelink. Dan tentunya trafik blog kita selalu dipantau oleh Google Analytics, jadi ini jelas mempermudah kita dalam mendapatkan sitelink dari google.

4. Tingkatkan Trafik Blog
Banyak yang bilang Trafik (jumlah pengunjung blog) merupakan hal yang sangat berpengaruh dalam mendapatkan sitelink.

5. Pertahankan Keyword Konten Blog
Minimal kita punya salah satu postingan yang berdiri tegak diatas (peringkat pertama di search engine). Dengan ini google tidak memandang sebelah mata blog kita, dan pastinya akan menarik banyak pengunjung/meningkatkan trafik. Bila perlu ikutilah kontes-kontes SEO (saran)

6. Keep Posting/Selalu Update Posting
Tujuannya yaitu untuk menjaga kualitas SEO blog kita dan tentunya Google melihat blog kita itu rajin posting, pastinya lebih disayank oleh google dunk

7. Umur situs atau jumlah pengunjung?
Banyak orang yang mengatakan bahwa umur situs harus minimal 2 tahun untuk mendapatkan sitelinks, itu tidak benar, buktinya banyak saya jumpai blog yang masih bayi, baru beberapa bulan tetapi sudah mendapatkan sitelinks.
Baca Selengkapnya ... »»  

Cara daftarkan sitemap ke google webmaster tool


Sitemap (peta situs) dalam konteks ini bukanlah peta situs di dalam website/blog yang merupakan halaman yang memuat semua link/isi website/blog (daftar isi), melainkan sitemap (peta situs) yg menjadi rujukan bagi search engine dalam melakukan crawling sebuah website/blog. Dengan demikian, proses indeks menjadi lebih cepat dan tidak ada url/halaman yang terlewatkan oleh spiderbot.
Sebelum membuat dan mendaftarkan sitemap pada Google, lakukan terlebih dahulu pendaftaran url website/blog ke Google Search Engine.

Selanjutnya ikuti langkah-langkah sebagai berikut:
1. Buat url sitemap, yaitu url feed dari website/blog. Untuk Wordpress, url feed dapat langsung dimasukkan tanpa harus menambah aturan tertentu. Sedangkan untuk blogger/blogspot, harus ditambahkan aturan tertentu agar submit/pendaftaran sitemap tidak gagal. Anda dapat menggunakan layanan sitemap generator yang sangat banyak ditemui, ketikkan saja 'sitemap generator' pada Google. Namun untuk praktisnya anda dapat menggunakan tambahan aturan.
contoh url feed blogger/blogspot:
http://risalahatiku46.blogspot.com/feeds/posts/default.

tambahan aturan sebagai url sitemapnya:

    http://risalahatiku46.blogspot.com/feeds/posts/default?max-results=9999&amp;alt=json-in-script&amp;callback=loadtoc

atau bisa juga jenis feed atom.xml-nya,

    http://risalahatiku46.blogspot.com/atom.xml?redirect=false&start-index=1&max-results=500

Tambahkan bagian yang berwarna merah pada url blog anda dan itulah url sitemapnya.
2. Masuk ke Google Webmaster Tools.
3. Klik url website/blog yg telah terdaftar dan hendak diberi sitemap.
4. Pada menu konfigurasi/site configuration, pilih sitemaps.
5. Klik submit a sitemap, dan masukkan url sitemap.
6. Kemudian klik submit sitemap.
7. Setelah disubmit, akan ditemui laporan yang menyatakan bahwa pendaftaran sitemap anda telah berhasil. Namun sebelumnya akan ada proses yang ditunjukkan dengan gambar jam. Proses ini relatif, ada yang 1 jam hingga 2 hari. Proses pendaftaran yang berhasil secara keseluruhan akan ditunjukkan dengan tanda centang (check).
8. Selesai

sumber: http://buka-rahasia.blogspot.com/2011/03/cara-membuat-sitemap-google-untuk-blog.html
Baca Selengkapnya ... »»  

Membuat template blog valid xhtml


1. Cari kode di bawah letaknya dibagian atas template

<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<!DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD XHTML 1.0 Strict//EN" "http://www.w3.org/TR/xhtml1/DTD/xhtml1-strict.dtd">
<html expr:dir='data:blog.languageDirection' xmlns='http://www.w3.org/1999/xhtml' xmlns:b='http://www.google.com/2005/gml/b' xmlns:data='http://www.google.com/2005/gml/data' xmlns:expr='http://www.google.com/2005/gml/expr'>
<head>

Ubah menjadi

<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<!DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD XHTML 1.0 Transitional//EN" "http://www.w3.org/TR/xhtml1/DTD/xhtml1-transitional.dtd">
<html lang='en' xml:lang='en' xmlns='http://www.w3.org/1999/xhtml' xmlns:b='http://www.google.com/2005/gml/b' xmlns:data='http://www.google.com/2005/gml/data' xmlns:expr='http://www.google.com/2005/gml/expr'>
<head>

 Save dan refresh kembali http://validator.w3.org/

2. memperbaiki tulisan meta tag
Ganti seluruh penulisan Meta tag yang menggunakan uppercase menjadi lowercase.
Contoh :

<META content='Mo9MvGP3GZvNuz6CXDF58rL2NhgOH4GhtwttcSiGyhc' name='google-site-verification'/>

Menjadi seperti berikut :

<meta content='Mo9MvGP3GZvNuz6CXDF58rL2NhgOH4GhtwttcSiGyhc' name='google-site-verification'/>
 Save dan refresh kembali http://validator.w3.org/

3. Menghapus comment declaration
Cari kode comment declaration seperti dibawah

/*
-----------------------------------------------
Blogger Template Style
Name: Minima
Date: 26 Feb 2004
Updated by: Blogger Team
----------------------------------------------- */

Hapus ----------------------------------------------- Maka hasilnya seperti di bawah

/*
Blogger Template Style
Name: Minima
Date: 26 Feb 2004
Updated by: Blogger Team
*/

 Save dan refresh kembali http://validator.w3.org/
4. Menambahkan attribut ALT pada setiap gambar
Sesuai standar W3C, semua gambar harus memliki attribut alt, akan tetapi secara default blogger tidak menambahkan attribut alt untuk gambar, untuk itu Anda harus menambahkannya secara manual.
Contoh :

<img href="http://3.bp.blogspot.com/-yhhzRDOiLiY/TeE59pQf4vI/AAAAAAAAAMI/I3Dc8dSh6u4/s1600/menambahkan_deskripsi_blog.png">http://3.bp.blogspot.com/-yhhzRDOiLiY/TeE59pQf4vI/AAAAAAAAAMI/I3Dc8dSh6u4/s1600/menambahkan_deskripsi_blog.png" />

Menjadi

<img alt="Menambahkan Deskripsi blog" href="http://3.bp.blogspot.com/-yhhzRDOiLiY/TeE59pQf4vI/AAAAAAAAAMI/I3Dc8dSh6u4/s1600/menambahkan_deskripsi_blog.png">http://3.bp.blogspot.com/-yhhzRDOiLiY/TeE59pQf4vI/AAAAAAAAAMI/I3Dc8dSh6u4/s1600/menambahkan_deskripsi_blog.png" />
 Save dan refresh kembali http://validator.w3.org/
6. Memperbaiki penulisan tags Javascript

Jika Anda menemukan kode <style type='text/javascript'> kode javascript </style> maka ganti dengan script berikut karena tag javascript tersebut tidak benar.

<script type='text/javascript'> kode javascript </script>

Simpan template, kemudian kembali lagi ke situs http://validator.w3.org/ untuk melihat hasilnya.



Sekarang centang Expand Widget Templates.
7. menghilangkan navigasi bar
masukan kode di bawah tepat di bawah kode </head>
<!-- <body><div></div> -->

Save dan refresh kembali

8. Hapus Quickedit
Hapus kode yang ada di bawah di dalam html pokonya kalau ketemu kode ini hapus!!
<b:include name='quickedit'/>

  Save dan refresh kembali http://validator.w3.org/
(pengaruhnya tanda obeng pada tiap widget akan hilang, tapi ga masalah toh masih bisa edit di page elements)

9.Menghapus post icon
Sekarang temukan kode di bawah:


    <span class='post-icons'>
            <!-- email post links -->
            <b:if cond='data:post.emailPostUrl'>
              <span class='item-action'>
              <a expr:href='data:post.emailPostUrl' expr:title='data:top.emailPostMsg'>
                  <img alt='' class='icon-action' height='13' src='http://img1.blogblog.com/img/icon18_email.gif' width='18'/>
              </a>
              </span>
            </b:if>
            <!-- quickedit pencil -->
            <b:include data='post' name='postQuickEdit'/>
          </span> <div class='post-share-buttons'>
            <b:include data='post' name='shareButtons'/>
          </div> </div>

Kalau sudah ketemu hapus seluruh kode di atas dan ganti dengan kode di bawah:

    <span class='post-icons'>
            <!-- email post links -->
            <b:if cond='data:post.emailPostUrl'>
            </b:if>

          </span>
          </div>

(ini merupakan penghapusan icon gambar pensil yang secara default sudah ada dari blogger "ternyata tidak valid lho")
  Save dan refresh

sumber: http://www.blogdhika.com/2011/08/membuat-template-blogspot-valid-xhtml.html
Baca Selengkapnya ... »»