Home » All posts
Maliq and D Essentials: Tanpa Indah, The Show Must Go On
Maliq and D Essentials Ganti Indah Dengan Rapper
The Virgin Rayakan Tahun Baru di Bontang
Tiket Konser A Nite To Remember Dibandrol Rp10 Juta
Video Pembantaian Petani di Mesuji Lampung
Video Pembantaian Petani di Mesuji Lampung - Puluhan warga Mesuji, Lampung, mengadu ke Komisi III DPR,mereka melaporkan pembantaian dan pembunuhan keji pada awal tahun 2011 saat terjadi upaya penggusuran atas tanah pertanian mereka.Pada saat melaporkan, mereka memutarvideo kekerasan yang diduga dilakukan oleh orang-orang berseragam. Dalam video itu tampak adanya aksi pembantaian keji oleh orang-orang berseragam aparat, adalah dua video yang merekam proses pemenggalan dua kepala pria. Sementara tampak satu pria bersenjata api laras panjang dengan penutup kepala memegang kepala yang terpenggal. Selain merekam pembunuhan keji lainnya, video lain memperlihatkan kerusakan rumah penduduk.
Berikut Video Pembantaian Petani Di Mesuji Lampung :
Video Pembunuhan Petani di Mesuji Lampung
Peristiwa ini berawal dari perluasan lahan oleh perusahaan sawit asal Malaysia sejak tahun 2003. Perusahaan yang berdiri tahun 1997 itu, terus menyerobot lahan warga untuk ditanami kelapa sawit dan karet. Atas kekejian ini, sekitar 30 warga lampung tewas.
Video: CCTV Suster Ngesot Ditendang Satpam
uduhan penganiayaan yang ditujukan kepada satpam Galeri Ciumbeuleuit Hotel, Bandung, Sunarya (37) menyusul aksi spontannya menendang Mega Tri Pratiwi (20) hingga lebam dan tanggal giginya masih akan berlanjut.

Sunarya, dalam rekaman video CCTV di dalam lift gedung tersebut terlihat melakukan gerakan spontan dengan menendang sesosok mahluk mirip “suster ngesot” sesaat setelah pintu lift di lantai 17 terbuka. Belakangan diketahui, kejadian pada Sabtu dinihari itu sengaja dilakukan Mega untuk menakut-nakuti sejumlah temannya yang berada satu lift dengan Sunarya.
Benar saja, aksi Mega itu terbilang sukses. Dalam rekaman video terlihat, sejumlah orang yang ada di dalam lift terlihat ketakutan, dan meloncat kembali ke dalam lift saat melihat sosok Mega. Tapi satu hal yang tak terduga justru terjadi. Sunarya yang terlihat sangat spontan, dalam hitungan detik sempat menghujamkan tendangan kaki kanan ke arah sosok yang mengagetkan itu.
Alhasil, Mega terhempas, hingga gigi patah, luka lebam di pelipis, dan sempat tak sadarkan diri. Orang tua Mega yang tidak bisa menerima perlakukan itu, lantas melaporkan pria beranak dua itu atas tuduhan penganiayaan. Seperti yang dilansir TribunJabar, Rabu (14/12/2011), polisi akan memeriksa Sunarya Jumat (16/12/2011) mendatang.
“Kalau yang lima saksi, termasuk saksi korban itu sudah kami periksa. Nah, Satpam yang dilaporkan dituding melakukan penganiayaan baru akan kami periksa Jumat ini,” ujar Kepala Hubungan Kemasyarakatan (Kasubag Humas) Polrestabes Bandung, Kompol Endang Sri Wahyu Utami di Mapolrestabes, kemarin.
Dalam menangani kasus ini, polisi sudah memeriksa 5 orang saksi, termasuk Mega. Selain Mega yang juga sebagai saksi korban, juga keempat rekannya yang pada saat kejadian ada di lokasi itu, yaitu berinisial F, B, C, dan M.
Mega diketahui saat itu bersama tujuh orang temannya sedang berlibur di Bandung. Mereka sejak Sabtu berada di GCH. Mega berencana menikmati akhir pekannya di Bandung. (Sumber: Kompas.com)
Baca Selengkapnya ... »»

Sunarya, dalam rekaman video CCTV di dalam lift gedung tersebut terlihat melakukan gerakan spontan dengan menendang sesosok mahluk mirip “suster ngesot” sesaat setelah pintu lift di lantai 17 terbuka. Belakangan diketahui, kejadian pada Sabtu dinihari itu sengaja dilakukan Mega untuk menakut-nakuti sejumlah temannya yang berada satu lift dengan Sunarya.
Benar saja, aksi Mega itu terbilang sukses. Dalam rekaman video terlihat, sejumlah orang yang ada di dalam lift terlihat ketakutan, dan meloncat kembali ke dalam lift saat melihat sosok Mega. Tapi satu hal yang tak terduga justru terjadi. Sunarya yang terlihat sangat spontan, dalam hitungan detik sempat menghujamkan tendangan kaki kanan ke arah sosok yang mengagetkan itu.
Alhasil, Mega terhempas, hingga gigi patah, luka lebam di pelipis, dan sempat tak sadarkan diri. Orang tua Mega yang tidak bisa menerima perlakukan itu, lantas melaporkan pria beranak dua itu atas tuduhan penganiayaan. Seperti yang dilansir TribunJabar, Rabu (14/12/2011), polisi akan memeriksa Sunarya Jumat (16/12/2011) mendatang.
“Kalau yang lima saksi, termasuk saksi korban itu sudah kami periksa. Nah, Satpam yang dilaporkan dituding melakukan penganiayaan baru akan kami periksa Jumat ini,” ujar Kepala Hubungan Kemasyarakatan (Kasubag Humas) Polrestabes Bandung, Kompol Endang Sri Wahyu Utami di Mapolrestabes, kemarin.
Dalam menangani kasus ini, polisi sudah memeriksa 5 orang saksi, termasuk Mega. Selain Mega yang juga sebagai saksi korban, juga keempat rekannya yang pada saat kejadian ada di lokasi itu, yaitu berinisial F, B, C, dan M.
Mega diketahui saat itu bersama tujuh orang temannya sedang berlibur di Bandung. Mereka sejak Sabtu berada di GCH. Mega berencana menikmati akhir pekannya di Bandung. (Sumber: Kompas.com)
Poondam Pandey Rilis Video Syur untuk Atlet Kriket Ini
Poondam Pandey kembali merilis sebuah video syur. Menggunakan balutan bikini hitam, dia mendedikasikan video syurnya untuk atlet kriket India, Virender Sehwang.
Video berdurasi 2,19 menit yang berjudul 'Poonam Pandey Double Treat 219' itu sengaja diunduh untuk merayakan keberhasilan Sehwang, yang mencetak angka 219.
Dengan skor tersebut, Sehwang berhasil membawa tim ODI pada kemenangan. Demikian seperti dilansir One India, Selasa (13/12/2011).
Dalam fitur video terbarunya, Poodam terlihat berada di sebuah taman hotel sambil beraksi nakal. Menggoyang-goyangkan payudaranya ke arah kamera, dan memberi kiss bye pada pemirsa.
Aksi vulgar Poodam bukan kali pertama dilakukan. Sebelumnya, dia telah merilis serangkaian video saat di kamar mandi yang diunduh ke situs Youtube. Tak lama kemudian, video tersebut dihapus oleh pihak Youtube.
Baca Selengkapnya ... »»
| Poondam Pandey |
Dengan skor tersebut, Sehwang berhasil membawa tim ODI pada kemenangan. Demikian seperti dilansir One India, Selasa (13/12/2011).
Dalam fitur video terbarunya, Poodam terlihat berada di sebuah taman hotel sambil beraksi nakal. Menggoyang-goyangkan payudaranya ke arah kamera, dan memberi kiss bye pada pemirsa.
Aksi vulgar Poodam bukan kali pertama dilakukan. Sebelumnya, dia telah merilis serangkaian video saat di kamar mandi yang diunduh ke situs Youtube. Tak lama kemudian, video tersebut dihapus oleh pihak Youtube.
Giring Nidji: Masa Depan Boyband Bagus
Evanescence Konser di Jakarta?
Subscribe to:
Posts (Atom)